Headlines News :
Home » » CAHAYA ALLAH (NUR ILAHI) YANG MEMANCAR DARI TUBUH ORANG MUKMIN

CAHAYA ALLAH (NUR ILAHI) YANG MEMANCAR DARI TUBUH ORANG MUKMIN

Written By Unknown on Sunday, September 15, 2013 | 1:16 AM





35. Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (An Nur 35)

Allah memberi cahaya kepada segala sesuatu yang ada dilangit dan bumi. Pada dasarnya seluruh alam semesta ini berada dalam kegelapan, kemudian Allah memberikan cahayanya pada tempat tempat tertentu. Perhatikan langit dan angkasa raya yang dipenuhi bintang bintang. Semua itu berada dalam keadaan gelap, kemudian Allah jadikan bintang, matahari dan bulan sebagai sumber cahaya yang menerangi sekelingnya.
Dalam salah satu hadist yang diriwayatkan Al Bazzar dan Abdullah ibnu Amr ia pernah mendengar Rasulullah bersabda:” Sesungguhnya Allah menciptakan mahluknya dalam kegelapan, lalu melemparkan kepadanya suatu cahaya dari cahayaNya. Maka barang siapa yang terkena cahaya itu, ia mendapat petunjuk, dan siapa yangb luput darinya maka sesatlah ia”
Terang dan gelap adalah dua keadaan yang jauh berbeda. Tidak sama keadaan orang yang berada ditempat terang dengan orang yang berada di tempat gelap. Allah telah mengingatkan hal ini didalam surat Fathir ayat 19 – 21 :
19. Dan tidaklah sama orang yang buta dengan orang yang melihat.  20.dan tidak (pula) sama gelap gulita dengan cahaya  ,21. dan tidak (pula) sama yang teduh dengan yang panas, (Fathir 19-21)
Orang yang berada dalam kegelapan adalah orang yang jahil, bodoh, tidak berilmu, hidupnya terasa sempit,  kacau penuh carut marut dan berbagai kesulitan dan kesengsaraan. Sebaliknya orang yang berada pada tempat yang terang adalah orang yang berilmu, hidup sejahtera, aman nyaman dan tentram penuh dengan berkah dan rahmat Allah.  Dalam surat Fathir diatas disebutkan bahwa orang yang berada ditempat gelap diumpamakan seperti orang yang buta dan  berada pada tempat yang amat panas.Sedangkan orang yang berada pada tempat terang seperti orang yang melihat dan berada pada tempat yang teduh dan sejuk, tentu saja tidak sama keadaan  kedua orang tersebut.
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by pkdpmandau
Copyright © 2013. PKDP MANDAU - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Mas Template